Yang Terbit di Timur
~ Sapuan Cahaya Dari Timur ~
alam sungguh amat kaya akan keindahannya. lautnya, pantainya, bukit, gunung dan tak lupa juga dengan sunrise nya. mungkin bagi sebagian orang senja itu lebih romantis. namun bagi ku sunrise adalah pemenangnya. aku menyukai sunrise tak hanya karena keindahan yang dimiliki, namun juga setiap kenangan yang ada di dalamnya. sinarnya yang lembut, selalu membuatku menemukan sisa tawa masa lalu. tawa haru, tawa yang amat bahagia, tawa yang masih murni sebelum menjalani hari yang berat. kenangan itu sangat hangat untuk di ingat kembali sembari menikmati sapuan hangat sinar sunrise.
Kecintaan pada sunrise mulai tumbuh saat aku di pesantren, bersama teman-teman yang setiap pagi menanti langit berubah warna setelah mengaji. Sunrise menjadi momen kecil yang membawa kedamaian dan memutar kembali memori, menjadikannya lebih dari sekadar terbitnya matahari. Sunrise tidak berakhir dengan perpisahan, ia selalu memulai dengan harapan. ada kesederhanaan yang jujur di dalamnya, seperti tawa teman teman ku saat setelah mendaki bukit, mencari jejak di perkemahan, selesai mengaji,
atau sekadar melihat memori lama terputar kembali. Kenangan-kenangan itu tak hanya tersimpan dalam memori dan hati, tetapi juga terikat dalam indahnya sunrise.
Sunrise tidak berakhir dengan perpisahan, ia selalu memulai dengan harapan. ada kesederhanaan yang jujur di dalamnya, seperti tawa teman teman ku saat setelah mendaki bukit, saat setelah mencari jejak dalam perkemahan, saat setelah selesai mengaji, dan saat setelah memori lama terputar kembali. kenangan itu selalu terputar dan tersimpan tak hanya dalam memori dan hati namun juga tersimpan di dalam indahnya sunrise.
atau sekadar melihat memori lama terputar kembali. Kenangan-kenangan itu tak hanya tersimpan dalam memori dan hati, tetapi juga terikat dalam indahnya sunrise. Sunrise tidak berakhir dengan perpisahan, ia selalu memulai dengan harapan. ada kesederhanaan yang jujur di dalamnya, seperti tawa teman teman ku saat setelah mendaki bukit, saat setelah mencari jejak dalam perkemahan, saat setelah selesai mengaji, dan saat setelah memori lama terputar kembali. kenangan itu selalu terputar dan tersimpan tak hanya dalam memori dan hati namun juga tersimpan di dalam indahnya sunrise.

sunrise, selalu memberi kesempatan baru untuk memulai. memberi kesempatan untuk memperbaiki. sunrise tak memberi akhir namum ia memberi awal. setiap kali langit berubah jingga muda, seolah waktu memberiku kesempatan untuk memulai lagi, untuk semangat lagi tanpa kehilangan hangat yang pernah ada. sunrise mengajarkan ku, bahwa semangat tak harus lahir dari kemenangan, kadang justru dari keberanian untuk mencoba kembali. dan terkadang kegagalan itu memberi ilusi bahwa itu adalah akhir. sering kali, kita terlalu cepat menghakimi diri sendiri ketika gagal. kita percaya begitu saja dengan ilusi yang diberikan oleh gagal. padahal gagal hanyalah jeda untuk fajar sebelumnya. dan ketika kamu memilih untuk bangkit dari gagal, maka kamu akan menikmati sunrise dengan segala kenangan dari bangkit yang hebat. dan proses keberhasilan yang membanggakan unrtuk selalu di puter kembali bersama dengan sunrise.


Komentar
Posting Komentar